Mixing Basics

Apa Itu Double Jacket Tank dan Apa Kegunaannya?

Beranda » Knowledge » Mixing Basics » Apa Itu Double Jacket Tank dan Apa Kegunaannya?
Mixing Basics |

Apa Itu Double Jacket Tank dan Apa Kegunaannya?

Pelajari apa itu Double Jacket Tank, cara kerjanya, serta penggunaannya untuk pemanasan, pendinginan, mixing, dan kontrol suhu pada berbagai industri.

Apa Itu Double Jacket Tank dan Apa Kegunaannya?

Double Jacket Tank adalah tangki proses yang memiliki lapisan tambahan atau jacket di bagian luar vessel untuk mengatur suhu produk di dalam tangki. Media pemanas atau pendingin seperti steam, air panas, thermal oil, chilled water, atau cooling water dialirkan melalui jacket untuk memanaskan atau mendinginkan produk secara tidak langsung. Jika dilengkapi dengan agitator atau mixer, Double Jacket Tank dapat menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu mixing dan temperature control. Karena itu, peralatan ini banyak digunakan dalam proses industri yang membutuhkan pengendalian suhu untuk menjaga viskositas, proses pelarutan, reaksi, blending, maupun kualitas produk. Double Jacket Tank banyak digunakan pada industri chemical, paint, coating, adhesive, food & beverage, pharmaceutical, cosmetic, dan berbagai industri proses lainnya.

 


Apa Itu Double Jacket Tank?

Secara sederhana, Double Jacket Tank merupakan process vessel dengan dua bagian utama:

  1. Inner Vessel – bagian dalam tangki yang bersentuhan langsung dengan produk.

  2. Jacket – ruang di sekeliling vessel yang digunakan untuk mengalirkan media pemanas atau pendingin.

Jacket memungkinkan perpindahan panas secara tidak langsung melalui dinding tangki. Media pemanas atau pendingin tidak bersentuhan langsung dengan produk.

Dalam industri, konfigurasi ini juga dapat disebut sebagai:

  • Jacketed Tank

  • Jacketed Mixing Tank

  • Double Jacket Mixing Tank

  • Jacketed Vessel

  • Heating and Cooling Tank

  • Temperature-Controlled Mixing Tank

Prinsip kerjanya sederhana: produk tetap berada di dalam vessel, sementara media thermal bersirkulasi melalui jacket untuk menambahkan atau mengurangi panas.


Bagaimana Cara Kerja Double Jacket Tank?

Cara kerja Double Jacket Tank bergantung pada kebutuhan proses, apakah produk harus dipanaskan, didinginkan, atau dipertahankan pada suhu tertentu.

1. Pemanasan (Heating)

Untuk proses pemanasan, media panas dialirkan melalui jacket.

Media pemanas yang umum digunakan antara lain:

  • Steam

  • Hot water

  • Thermal oil

  • Sistem electric heating melalui thermal-fluid loop

Panas dari media pemanas berpindah melalui jacket dan dinding tangki menuju produk.

Sebagai contoh, Double Jacket Tank dapat digunakan untuk memanaskan adhesive dengan viskositas tinggi sebelum proses mixing. Dengan meningkatkan temperatur, viskositas produk dapat menurun sehingga produk lebih mudah diproses dan dicampur.

2. Pendinginan (Cooling)

Untuk proses pendinginan, media dingin dialirkan melalui jacket.

Media pendingin yang umum digunakan antara lain:

  • Cooling water

  • Chilled water

  • Media pendingin lainnya sesuai kebutuhan proses

Jacket menyerap panas dari produk melalui dinding tangki sehingga temperatur produk dapat diturunkan.

Proses ini dapat digunakan setelah proses heating, mixing, dissolution, maupun reaction.

3. Menjaga Temperatur Produk

Double Jacket Tank tidak selalu digunakan untuk menaikkan atau menurunkan temperatur. Jacket juga dapat digunakan untuk mempertahankan temperatur produk pada nilai tertentu.

Hal ini penting ketika perubahan temperatur dapat memengaruhi:

  • Viskositas produk

  • Mixing performance

  • Kecepatan reaksi

  • Stabilitas produk

  • Proses pelarutan

  • Tekstur produk

  • Konsistensi produk

Sistem kontrol temperatur dapat dilengkapi dengan sensor temperatur dan control system untuk mengatur kondisi jacket sesuai kebutuhan proses.


Apa Perbedaan Tangki Biasa dengan Double Jacket Tank?

Perbedaan utamanya adalah kemampuan pengendalian temperatur.

Tangki biasa pada dasarnya digunakan sebagai vessel untuk menampung atau memproses produk.Sedangkan Double Jacket Tank memiliki fungsi tambahan untuk melakukan heating, cooling, atau temperature maintenance.


FiturTangki BiasaDouble Jacket Tank
Menampung produk
Penyimpanan
MixingOpsionalOpsional
HeatingMemerlukan sistem eksternal   
CoolingMemerlukan sistem eksternal
Menjaga temperaturTerbatas
Temperature-controlled processing Terbatas


Jadi, apabila proses produksi membutuhkan pemanasan, pendinginan, atau pengendalian temperatur, penggunaan jacketed tank dapat memberikan solusi yang lebih terintegrasi.


Apa Itu Double Jacket Mixing Tank?

Double Jacket Mixing Tank adalah kombinasi antara:

Mixing + Temperature Control

Tangki dilengkapi dengan agitator atau mixer di dalam vessel, sementara jacket di bagian luar digunakan untuk heating atau cooling.

Jenis agitator yang digunakan dapat berbeda-beda tergantung karakteristik produk dan tujuan mixing. Pemilihan agitator harus mempertimbangkan beberapa parameter seperti viskositas, density, solids content, batch size, mixing time, dan tujuan proses.

Konfigurasi Double Jacket Mixing Tank sangat berguna ketika proses membutuhkan mixing sekaligus heat transferdalam satu vessel.


Double Jacket Tank Digunakan Untuk Apa?

Double Jacket Tank digunakan pada proses manufaktur yang membutuhkan pengendalian temperatur selama proses produksi.

1. Industri Chemical

Dalam industri chemical, jacketed tank dapat digunakan untuk:

  • Chemical blending

  • Controlled reaction

  • Dissolution

  • Temperature-sensitive formulation

  • Viscosity control

  • Heating atau cooling selama proses

Pada beberapa proses kimia, temperatur harus dikontrol karena reaksi dapat menghasilkan atau menyerap panas.

Jacket dapat membantu memasok atau membuang panas selama proses berlangsung.

2. Industri Paint dan Coating

Pada proses pembuatan paint dan coating, temperatur dapat memengaruhi viskositas dan karakteristik mixing.

Double Jacket Mixing Tank dapat digunakan untuk:

  • Resin blending

  • Additive mixing

  • Temperature-controlled formulation

  • Intermediate holding

  • Heating material dengan viskositas tinggi

Untuk aplikasi yang melibatkan pigment atau material dengan viskositas tinggi, tangki juga dapat dikombinasikan dengan agitator yang sesuai atau high-shear mixer.

3. Industri Adhesive

Adhesive tertentu dapat mengalami peningkatan viskositas ketika temperatur turun.

Jacketed Tank dapat digunakan untuk:

  • Memanaskan adhesive

  • Menjaga processing temperature

  • Membantu meningkatkan flowability

  • Mendukung mixing yang lebih merata

  • Mengurangi viskositas selama proses

Untuk adhesive dengan viskositas tinggi, anchor agitator atau anchor dengan scraper dapat dipertimbangkan sesuai karakteristik produk.

4. Industri Food & Beverage

Jacketed Tank banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman untuk proses yang membutuhkan heating, cooling, atau mixing.

Contoh aplikasinya:

  • Sauce

  • Syrup

  • Chocolate

  • Cream

  • Beverage ingredients

  • Dairy products

  • Food formulation

Jacket memberikan pemanasan atau pendinginan secara tidak langsung, sedangkan agitator membantu menjaga keseragaman produk.

Untuk aplikasi hygienic, desain tangki dapat membutuhkan stainless steel construction, surface finishing yang sesuai, hygienic connection, serta desain yang mudah dibersihkan.

5. Industri Pharmaceutical

Pengendalian temperatur merupakan bagian penting dalam berbagai proses pharmaceutical.

Jacketed Mixing Tank dapat digunakan untuk:

  • Liquid formulation

  • Solution preparation

  • Cream dan ointment

  • Controlled-temperature blending

  • Process holding

Untuk aplikasi pharmaceutical, kebutuhan desain dapat mencakup material tertentu, surface finish, hygienic design, cleaning, dan validation sesuai persyaratan proses.

6. Industri Cosmetic dan Personal Care

Double Jacket Mixing Tank dapat digunakan untuk berbagai produk seperti:

  • Lotion

  • Cream

  • Shampoo

  • Liquid soap

  • Cosmetic formulation

  • Personal care products

Pemanasan dapat membantu proses melting atau dissolution bahan tertentu. Setelah itu, controlled cooling dapat digunakan untuk membawa produk ke temperatur yang sesuai sebelum proses berikutnya atau filling.


Mengapa Menggunakan Double Jacket Tank?

Alasan utama menggunakan Double Jacket Tank adalah untuk mengontrol temperatur produk tanpa kontak langsung antara produk dengan media pemanas atau pendingin.

Beberapa manfaatnya antara lain:

1. Heating yang Lebih Terkontrol

Produk dapat dipanaskan melalui dinding tangki tanpa harus menempatkan heating element secara langsung di dalam produk.

2. Cooling yang Terkontrol

Jacket yang sama dapat digunakan untuk membuang panas dari produk dengan mengalirkan media pendingin.

3. Konsistensi Proses

Pengendalian temperatur yang stabil dapat membantu mengurangi variasi antar-batch ketika temperatur merupakan parameter penting dalam proses produksi.

4. Membantu Proses Produk dengan Viskositas Tinggi

Beberapa produk menjadi lebih mudah dicampur atau dipindahkan ketika temperaturnya dinaikkan sehingga viskositasnya turun.

5. Mixing dan Temperature Control dalam Satu Vessel

Dengan agitator yang tepat, satu tangki dapat melakukan proses mixing sekaligus thermal processing.

6. Konfigurasi yang Fleksibel

Double Jacket Tank dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan proses, termasuk:

  • Kapasitas tangki

  • Material

  • Tipe jacket

  • Heating medium

  • Cooling medium

  • Jenis agitator

  • Motor power

  • VFD speed control

  • Insulation

  • Temperature sensor

  • Bottom outlet

  • CIP system

  • Load cell

  • Vacuum atau pressure configuration


Media Pemanas dan Pendingin Apa yang Digunakan?

Pemilihan media thermal bergantung pada temperatur yang dibutuhkan, heat-transfer requirement, utility yang tersedia, dan desain tangki.

Media yang umum digunakan antara lain:

MediaAplikasi
SteamPemanasan industri yang cepat
Hot WaterPemanasan temperatur sedang
Thermal OilPemanasan temperatur lebih tinggi
Cooling Water  Pendinginan umum
Chilled WaterPendinginan temperatur lebih rendah
Glycol-WaterPendinginan temperatur rendah


Jacket juga dapat dibuat dengan berbagai konfigurasi, misalnya conventional jacket, half-pipe coil, atau dimple/pillow-plate jacket.

Pemilihan desain jacket harus mempertimbangkan kebutuhan heat transfer, pressure, konstruksi, dan process duty.


Material Apa yang Digunakan untuk Double Jacket Tank?

Material konstruksi bergantung pada karakteristik produk dan kebutuhan proses.

Material yang umum digunakan antara lain:

  • SUS304 stainless steel banyak digunakan untuk aplikasi industri umum, food & beverage, serta beberapa aplikasi chemical.
  • SUS316L stainless steel dapat dipilih ketika dibutuhkan corrosion resistance yang lebih tinggi atau persyaratan hygienic/process yang lebih ketat.
  • Carbon Steel / Mild Steel .... 

Dalam desain industrial tank, material dapat berbeda untuk beberapa bagian, seperti:

  • Product-contact surface

  • Jacket

  • External shell

  • Support frame

  • Piping

  • Agitator

  • Shaft

  • Impeller

Pemilihan material sebaiknya didasarkan pada karakteristik kimia produk dan kondisi proses, bukan hanya berdasarkan kapasitas tangki.


Apa yang Harus Dipertimbangkan Saat Mendesain Double Jacket Tank?

Double Jacket Tank sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan volume tangki.

Process data sangat penting dalam menentukan desain.

Informasi Produk

Beberapa data yang perlu diketahui:

  • Nama produk

  • Density

  • Viscosity

  • Operating temperature

  • Maximum temperature

  • Minimum temperature

  • Corrosiveness

  • Solids content

  • Particle size

Informasi Proses

  • Batch size

  • Working volume

  • Gross volume

  • Heating time

  • Cooling time

  • Required temperature

  • Mixing time

  • Mixing speed

  • Required degree of homogenization

Informasi Equipment

  • Tank diameter

  • Tank height

  • Jacket area

  • Jacket pressure

  • Agitator type

  • Motor power

  • Gearbox

  • Shaft diameter

  • Impeller diameter

  • Material of construction

  • Insulation requirement

Data tersebut diperlukan agar tank, jacket, agitator, dan thermal system dapat dirancang sebagai satu sistem proses yang terintegrasi.


Double Jacket Tank vs Single Wall Tank

Pemilihan antara tangki biasa dan Double Jacket Tank bergantung pada kebutuhan proses.

Single Wall Tank dapat digunakan ketika proses hanya membutuhkan containment, storage, atau simple mixing pada temperatur ambient.

Sedangkan Double Jacket Tank lebih sesuai ketika proses membutuhkan:

  • Heating

  • Cooling

  • Temperature maintenance

  • Controlled reaction temperature

  • Viscosity control

  • Temperature-sensitive mixing

  • Heating kemudian cooling

Dengan kata lain:

Jika temperatur merupakan bagian penting dari proses produksi, jacketed tank perlu dipertimbangkan.


Double Jacket Tank vs Heating Element di Dalam Tangki

Salah satu keuntungan sistem jacket adalah media thermal atau sistem pemanas dapat tetap terpisah dari produk.

Berbeda dengan heating element yang ditempatkan langsung di dalam produk, jacket mentransfer panas melalui dinding vessel.

Hal ini dapat menjadi keuntungan ketika aspek berikut menjadi perhatian:

  • Product contamination

  • Cleaning

  • Product compatibility

  • Temperature uniformity

Namun, metode heating terbaik tetap bergantung pada kebutuhan proses. Direct electric heater, external heat exchanger, jacket, atau kombinasi beberapa sistem dapat digunakan sesuai kebutuhan.


Bagaimana Memilih Double Jacket Tank yang Tepat?

Tidak ada satu spesifikasi Double Jacket Tank yang cocok untuk semua aplikasi.

Tangki harus dirancang berdasarkan produk dan proses yang sebenarnya.

Sebagai contoh:

Low-viscosity liquid + simple heating

→ Standard agitator dan conventional jacket mungkin sudah mencukupi.

High-viscosity adhesive

→ Dapat membutuhkan agitator yang lebih besar, anchor-type mixing system, scraper, dan desain jacket yang sesuai.

Food product dengan persyaratan hygienic

→ Membutuhkan perhatian terhadap sanitary construction, surface finish, hygienic fittings, dan cleanability.

Chemical reaction

→ Temperature control, heat-transfer duty, agitation, pressure/vacuum condition, dan material compatibility perlu dievaluasi secara bersamaan.


Custom Double Jacket Tank untuk Aplikasi Industri

PT. Rho Sigma Trijaya menyediakan custom Double Jacket Tank design and fabrication untuk berbagai kebutuhan industri.

Double Jacket Tank dapat dirancang sesuai kebutuhan proses customer, termasuk:

  • Konstruksi SUS304 atau SUS316L

  • Custom tank capacity

  • Heating dan cooling jacket

  • Steam, hot water, atau thermal oil heating

  • Cooling water atau chilled-water system

  • Thermal insulation

  • Anchor, paddle, atau agitator lainnya

  • VFD speed control

  • Temperature sensor

  • Custom inlet dan outlet

  • Industrial atau sanitary design

  • Optional mixing system

RST menyediakan solusi custom Double Jacket Tank untuk berbagai aplikasi industri seperti chemical, paint, adhesive, food & beverage, pharmaceutical, cosmetic, dan industri proses lainnya.


Frequently Asked Questions tentang Double Jacket Tank

Apa itu Double Jacket Tank?

Double Jacket Tank adalah process vessel dengan jacket di bagian luar vessel. Media pemanas atau pendingin dialirkan melalui jacket untuk mengontrol temperatur produk di dalam tangki.

Apa perbedaan Double Jacket Tank dan Jacketed Tank?

Dalam terminologi equipment industri, Double Jacket Tank dan Jacketed Tank sering digunakan untuk menjelaskan konsep yang sama, yaitu tangki dengan external thermal jacket untuk heating atau cooling.

Apakah Double Jacket Tank bisa digunakan untuk heating dan cooling?

Ya. Jacket dapat digunakan untuk heating maupun cooling selama jacket, piping, valve, dan thermal system dirancang sesuai kondisi operasi yang dibutuhkan.

Apakah Double Jacket Tank bisa dilengkapi mixer?

Ya. Double Jacket Tank dapat dilengkapi dengan agitator atau mixer. Konfigurasi ini biasa disebut Double Jacket Mixing Tank atau Jacketed Mixing Tank.

Produk apa saja yang dapat diproses menggunakan Double Jacket Tank?

Double Jacket Tank dapat digunakan untuk berbagai produk seperti chemical formulation, paint, coating, adhesive, food, beverage, cosmetic, pharmaceutical, dan produk lain yang membutuhkan temperature-controlled processing.

Apa agitator terbaik untuk Double Jacket Tank?

Tidak ada satu jenis agitator yang cocok untuk semua produk. Pemilihannya bergantung pada viscosity, density, solids content, batch size, mixing objective, dan mixing time. Anchor agitator umumnya dipertimbangkan untuk produk dengan viskositas lebih tinggi, sedangkan jenis impeller lainnya dapat lebih sesuai untuk liquid dengan viskositas rendah.

Data apa yang dibutuhkan untuk mendesain Double Jacket Tank?

Data yang paling penting meliputi nama produk, density, viscosity, batch size, operating temperature, heating/cooling requirement, heating atau cooling time, mixing objective, serta utility yang tersedia seperti steam, hot water, cooling water, atau thermal oil.


Kesimpulan

Double Jacket Tank bukan hanya tangki penyimpanan dengan lapisan tambahan. Double Jacket Tank merupakan temperature-controlled process vessel yang dirancang untuk memanaskan, mendinginkan, atau mempertahankan temperatur produk selama proses berlangsung.

Jika dikombinasikan dengan agitator yang tepat, satu vessel dapat menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu mixing dan temperature controlKunci dari desain Double Jacket Tank yang tepat adalah menyesuaikan tank geometry, jacket design, heat-transfer system, agitator, material of construction, dan kebutuhan proses dengan karakteristik produk yang sebenarnya.

Untuk industri yang memproses produk sensitif terhadap temperatur, produk dengan viskositas tinggi, atau proses yang membutuhkan pemanasan dan pendinginan terkontrol, Double Jacket Mixing Tank dapat menjadi bagian penting dari sistem produksi.


Membutuhkan Custom Double Jacket Tank?

PT. Rho Sigma Trijaya menyediakan jasa desain dan fabrikasi custom stainless steel Double Jacket Tank sesuai kebutuhan proses, kapasitas, material, sistem heating/cooling, dan kebutuhan mixing Anda.

Hubungi tim RST untuk mendiskusikan kebutuhan Double Jacket Tank, Jacketed Mixing Tank, atau custom process tank untuk aplikasi industri Anda.

Bagikan

Artikel Terkait

Stainless Steel IBC Tank vs Plastic IBC Tank: Mana yang Cocok Untuk Aplikasi Industri Anda?
Mixing Basics
Stainless Steel IBC Tank vs Plastic IBC Tank: Mana yang Cocok Untuk Aplikasi Industri Anda?
22 Sep 2026

Bandingkan IBC tank stainless steel dan plastik berdasarkan biaya, ketahanan, kompatibilitas bahan kimia, pembersihan, dan kebutuhan proses industri.

Tangki IBC (IBC Tote Tank): Panduan Lengkap Memilih Solusi Penyimpanan Industri yang Tepat
Mixing Basics
Tangki IBC (IBC Tote Tank): Panduan Lengkap Memilih Solusi Penyimpanan Industri yang Tepat
16 Sep 2026

Mencari produsen tangki IBC terpercaya di Indonesia? PT Rho Sigma Trijaya memproduksi tangki IBC stainless steel (SUS 304/316L)…

Apa Itu Industrial Mixing? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya bagi Industri
Mixing Basics
Apa Itu Industrial Mixing? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya bagi Industri
10 Sep 2026

Apa itu industrial mixing? Kenali jenis mixer & cara memilih yang tepat, bersama solusi mesin mixing terpercaya dari…

KATEGORI